Pertanyaan ini mungkin akan berputar-putar di kepala mereka yang baru saja diwisuda dan menyandang gelar sarjana. Di satu sisi, perusahaan-perusahaan besar pastilah menawarkan kemapanan. Sementara di sisi lain, perusahaan rintisan atau yang punya nama keren “startup” pun menjanjikan berbagai pengalaman yang tak bisa diabaikan.“Habis lulus kuliah, mau kerja dimana ya?”
Nah, jika saat ini kamu sedang bimbang untuk memutuskan, artikel dari Hipwee kali ini bisa jadi memantapkan langkahmu. Kenapa kamu tak harus ragu memulai karirmu di perusahaan startup? Inilah alasan-alasan yang akan meyakinkanmu.
1. Bagi para fresh graduates, memilih bekerja di perusahaan startup bisa jadi pilihan tepat. Minimnya jumlah pegawai hingga sistem kerja yang belum jelas justru menempamu jadi karyawan yang lebih bertanggung jawab
Ketika kamu bekerja di perusahaan perintis, hampir bisa dipastikan kamu akan bekerja dalam tim dengan jumlah kecil. Ada kemungkinan kalau hanya kamulah satu-satunya orang dengan kompetensi dalam bidang yang sedang kamu pegang, sehingga tanggung jawab yang kamu pikul semakin besarSelain itu, bisa jadi juga kamu harus memikul beberapa tanggung jawab sekaligus dalam posisimu di perusahaan tersebut. Bahkan, soal sistem atau pola kerja pun bisa jadi belum jelas sehingga kamu dituntut untuk pintar-pintar mengatur sistem kerjamu sendiri. Meski terdengar sulit, pikirkan ini sebagai hal yang positif karena secara otomatis kamu akan terdidik menjadi pribadi yang lebih berdedikasi dan bertanggung jawab pada pekerjaan atau bidang yang kamu tekuni. Dan sifat-sifat ini pulalah yang biasanya dimiliki oleh para pegawai unggulan.
2. Meski tak menjanjikan gaji yang besar, perusahaan rintisan memberimu berbagai kesempatan yang semakin terbuka lebar
Perlahan tapi pasti, jika kamu gigih dan jeli dalam menyambut setiap kesempatan, kamu akan mendaki tinggi dalam dunia karir. Hari ini mungkin kamu masih bekerja dalam skala kecil, sekadar menangani klien-klien dari perusahaan kecil pula. Tapi, coba pikirkan tentang kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi beberapa bulan ke depan. Bukan tak mungkin perusahaan tempatmu bekerja akan tumbuh dengan cepat dan melayani orang-orang ternama dengan proyek-proyek bonafit yang mereka punya.
3. Jobdesc yang berubah-ubah tak seharusnya dirutuki. Kondisi ini malah menjadikan skill dan kemampuanmu terus bertambah lagi
Pengalaman seperti ini akan memperluas pandangan dan keahlianmu dalam menangani berbagai jenis tugas dengan posisi yang berbeda-beda. Otakmu pun akan terus terasah sehingga kamu bisa lebih mahir dalam segala hal. Bisa jadi kamu pun akan menemukan passion atau bahkan bakat tersembunyi dalam suatu posisi yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.
4. Lingkungan startup adalah tempat berkumpulnya orang-orang kreatif yang haus inovasi. Kamu punya kesempatan berinteraksi dan belajar langsung dari para inovator sejati
Para entrepreneur adalah pribadi yang memecahkan masalah dengan cara berbeda, gigih mewujudkan apa yang jadi mimpi dan cita-cita, serta selalu berusaha untuk memanfaatkan waktu demi bisa bekerja seoptimal mungkin. Bersama mereka, kamu akan terlatih untuk menantang dirimu sendiri. Melihat sesuatu secara out of the box dan terus terlatih untuk menangani masalah yang menghadang dalam pekerjaan.
5. Kontribusimu pada perusahaan akan sangat diperhitungkan. Setiap saran dan pendapat yang kamu berikan punya andil besar menentukan masa depan perusahaan
Hal ini hampir tidak mungkin terjadi dalam perusahaan startup. Seluruh bagian dari perusahaan akan menyadari keberadaan dan peranmu karena setiap individu memberikan pengaruh yang besar pada kelangsungan perusahaan. Setiap pencapaian dan prestasi akan membuahkan pujian bagimu. Di titik ini, kamu pun akan terpacu untuk bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan karena apa yang kamu lakukan akan ikut menentukan nasib perusahaan di masa depan.
6. Jika perusahaan besar identik dengan suasana kerja yang kaku, startup justru memberi kesempatan bagi pegawai untuk melakukan apa yang mereka mau
Peraturan di perusahaan ini tentang penampilan biasanya juga lebih luwes. Kamu boleh mengenakan pakaian apapun ke kantor, asalkan bebas sopan. Ini artinya, semua orang dapat kesempatan untuk mengekspresikan diri sendiri karena tidak terkungkung dalam budaya kerja yang monoton dengan baju resmi atau seragam. Mengenakan pakaian favoritmu juga dapat meningkatkan mood saat bekerja, bukan?
7. Bisnis startup biasanya menggunakan dana atau modal yang terbatas. Bekerja di sana menjadikanmu pribadi yang cermat dan penghemat garis keras
Dengan kondisi seperti ini sudah pasti kamu akan ditempa untuk bekerja efektif dengan bujet yang terbatas. Berusaha menciptakan hasil sebaik-baiknya dengan dana yang sekecil-kecilnya. Kebiasaan ini bisa terbawa dalam kehidupan sehari-harimu dan menjadikan kamu pribadi yang lebih pandai dalam mengatur keuangan.
8. Memulai karir di perusahaan startup terbukti membawa banyak kebaikan. Budaya mandiri dan kerja keras kelak akan mengantarmu meraih kesuksesan di masa depan
Itu tadi sederet manfaat yang bisa kamu petik dengan bekerja di perusahaan startup. Apakah saat ini kamu semakin mantap untuk memulai karir di perusahaan startup, ataukah justru lebih mantap memilih perusahaan besar? Apapun pilihanmu, teruslah berusaha demi karir dan masa depanmu, ya!