Showing posts with label Alam. Show all posts
Showing posts with label Alam. Show all posts
Lahan Bekas Kebakaran Hutan Sudah Ditanami Sawit (keterlaluan)

Lahan Bekas Kebakaran Hutan Sudah Ditanami Sawit (keterlaluan)

Ketika membaca berita ini, gw jadi prihatin, gimana tidak? disaat banyaknya orang yang sedang menderita karena asap pembakaran hutan, eh ! ee ga tahunya dipihak lain ada yang seenaknya saja menanam pohon sawit.kejadian ini seolah menguatkan dugaan kalau hutan memang sengaja dibakar untuk membuka lahan baru.

Habis Bakar Hutan Terbitlah Sawit

Temuan bibit sawit baru ditanam di lahan terbakar di Kalimantan, Rabu (20/10/2015) (VIVA.co.id/Twitter @Sutopo Purwo Nugroho)

Kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan masih belum menunjukkan perbaikan. Sejumlah titik api bermunculan dan melahirkan asap pekat menyelimuti sejumlah wilayah.

Uniknya, dari sejumlah lahan yang habis terbakar, kini bermunculan juga bibit sawit baru di lahan yang telah terbakar.

Tak diketahui siapa yang menanam. Namun indikasi kesengajaan pembakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan seolah terbukti dengan kemunculan pucuk-pucuk sawit baru tersebut.

Ini diakui oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho.

Lewat akun Twitternya, Sutopo mengunggah sebuah lahan yang baru saja usai terbakar, namun kini sudah dipenuhi pucuk-pucuk sawit baru.

"Habis bakar terbitlah sawit," tulis Sutopo seperti dikutip Rabu, 21 Oktober 2015.
Lahan bekas kebakaran di Nyaru Menteng Palangkaraya sudah ditanami kelapa sawit. Habis bakar terbitlah sawit.

Diakui Sutopo, munculnya pucuk sawit baru tersebut justru ditemukan di kawasan konservasi orangutan yang terbakar.
Kawasan konservasi org hutan/arboretum Nyaru Menteng Palangkaraya terbakar. Jarak pandang 30 m pada 20-10-2015. 


Alasan-Alasan kenapa manusia mustahil Hidup di Planet Mars



Mars menjadi nama planet prioritas utama dari beberapa planet yang tengah diteliti oleh NASA. Yang pasti, NASA memang masih mencari titik terang apakah planet yang memiliki bulan Phobos dan Deimos ini akan bisa dihuni umat manusia di masa mendatang.

Meski begitu, beberapa kalangan peneliti optimistis bahwa manusia bisa tinggal di Mars pada nantinya. Namun, apakah memang nantinya Mars bisa menjadi tempat yang layak ditinggali manusia untuk menggantikan Bumi?

Meski memang masih belum jelas, sebagian peneliti mengungkap bahwa kemungkinan manusia untuk tinggal di Mars masih sangat minim.


1. Radiasi



Mars dijelaskan peneliti NASA memiliki tingkatan radiasi yang tinggi, terdapat dua kandungan radiasi berbahaya di Mars, di antaranya ada Solar Energetic Particles (SEPs) dan Galactic Cosmic Rays (GCRs). Keduanya bisa membombardir manusia jika tidak disokong alat antiradiasi yang memadai ketika berada di Mars.
Lebih lanjut diungkap, jika manusia menghuni Mars dengan menghabiskan waktu sekitar 180 hari, maka mereka akan mengalami peningkatan radiasi sebanyak 15 kali.






2. Temperatur



Temperatur menjadi salah satu kendala besar manusia untuk bisa hinggap di Mars. Sebagai informasi, temperatur rata-rata di Bumi adalah sekitar 57 derajat Fahrenheit (14 derajat Celsius). Namun, temperatur rata-rata di Mars berada di suhu sekitar -81 derajat Fahrenheit (-63 derajat Celsius) yang mana menjadi suhu yang sangat tidak mungkin membuat manusia bisa bertahan tanpa adanya bantuan alat canggih.
Jika manusia bertahan di dalam suhu Mars dengan bantuan alat yang begitu minim selama 68 hari, maka mereka dipastikan akan mati.

3. Atmosfer



Selain keadaan radiasi dan temperatur, atmosfer juga menjadi hal yang diperhatikan para peneliti. Sebagai perbandingan lapisan atmosfer Bumi 100 kali lebih padat daripada lapisan atmosfer Mars. Lapisan atmosfer Bumi terbuat dari 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen dan 1 persen kumpulan gas.
Sementara itu, lapisan atmosfer Mars memiliki kandungan karbondioksida sebanyak 96 persen yang mana sangat beracun bagi manusia. Sisa lapisan atmosfer memiliki kandungan kumpulan gas argon, nitrogen, dan gas berbahaya lainnya.

4. Gravitasi



Yang menjadi pertimbangan adalah manusia nantinya ditakutkan tidak dapat berjalan dan bergerak dengan leluasa karena terbatas oleh tingkatan gravitasi Planet Merah. Sementara di Bumi, tubuh manusia bisa menerima kondisi gravitasi `One-G` yang mana mampu menggerakan skeletal, muscular, cardiovascular-nya dengan baik.

5. Space Germs (Bakteri Planet)



Mars bukanlah Bumi. Yang jelas, ekosistem serta makhluk hidup mikroba yang ada di Planet Merah tersebut sangat beda jika dibandingkan dengan Bumi. Para peneliti menduga terdapat space germs (bakteri planet) yang 'hidup' di udara Planet Mars. Meski belum diusut secara mendalam, ini menjadi salah satu persoalan penting. Mengingat kejadian para astronot Apollo yang harus dikarantina selama 21 hari karena ditakutkan mengidap space germs setelah kembali dari Bulan.

6. Infrastruktur



Meski Mars telah diungkap dapat memiliki kemungkinan untuk menumbuhkan tanaman, namun hal tersebut masih diragukan.
Kelembapan suhu Mars nyatanya masih sulit dikontrol. Jika tanaman yang ditumbuhkan di Mars mendapatkan bantuan kandungan oksigen berlebih, maka risiko ledakan besar akan terjadi. Sayangnya, masih sedikit yang menganggap ini sebagai hal serius.

7. Kondisi Mental



Inilah yang menjadi 'beban' para astronot jika memang nanti mereka dikerahkan untuk terbang di Mars. Delapan bulan perjalanan ke Mars tentunya akan 'mengacak' kondisi mental mereka.
Maka dari itu, mental para astronot harus dilatih agar tahan banting ketika berada di luar angkasa. Namun, bagaimana jika nantinya manusia harus bertahan menghadapi segala ketidakmungkinan yang ada di Mars? Pastinya sulit. Tak mudah mengetahui masing-masing orang bahwa mereka memiliki kondisi mental yang baik ketika hendak pergi ke luar angkasa.

Misteri Suara Aneh di Puncak Gunung Lawu yang Bikin Merinding



setiap malam satu syura, banyak orang berziarah dengan mendaki hingga ke puncak. banyak beredar cerita mistis seputar gunung lawu.

sebelum puncak gunung, terdapat lapangan bernama bulak peperangan. konon katanya, tempat ini merupakan tempat peperangan kerajaan majapahit pimpinan brawijaya v dengan kerajaan demak yang dipimpin raden patah.

menurut cerita masyarakat, jika malam hari kemah di bulak peperangan bisa mendengarkan suara pertempuran.

tak hanya itu, sepanjang perjalanan banyak ditemukan tempat-tempat unik. seperti pasar dieng misalnya. orang menyebutnya juga pasar setan. pasar dieng merupakan batu-batu yang banyak yang menyerupai pasar. warga juga menyebutnya dengan pasar setan.

“saat malam dan berkabut suasananya seperti setan, terdengar suara-suara dan lapak-lapak yang seperti orang jual beli,” kata pendaki gunung yang pernah naik gunung lawu, arief.

sebenarnya, tidak disarankan lewat pasar setan malam hari. jalurnya sedikit menyesatkan. dengan rambu yang  tidak jelas, pendaki disarankan untuk memperhatikan beberapa tanda dan membuat jejak di pasar setan ini agar tidak tersesat.

meski jalur pendakian sudah terbentuk untuk memudahkan para pendaki, namun peziarah maupun pendaki disarankan untuk tetap memperhatikan aturan-aturan atau pantangan yang berlaku selama pendakian.

“pantangannya antara lain tidak boleh bicara kotor selama dalam perjalanan dan dilarang mengeluh, apapun kondisinya. jika sudah capek lebih baik istirahat saja, jangan malah mengeluh,”ujarnya.

selain itu dalam soal pakaian juga ada pantangannya. jika naik gunung ini tidak boleh memakai ikat kepala warna hitam dengan hiasan batik melati. tidak boleh memakai kain sutra warna hijau muda.

pendaki juga akan menjumpai sendang derajat yang kerap dirituali oleh komunitas tertentu. namun tempat ini juga digunakan bagi para pendaki untuk mengisi ulang botol mereka .

di dekat sendang, terdapat beberapa bilik setinggi dada orang dewasa yang terbuat dari bata bersemen. di tempat itu para pendaki bahkah peziarah mengguyurkan air yang mereka ambil dari sendang untuk ritual mandi.

“konon air tersebut memiliki manfaat rezeki, keberkahan, jodoh, pangkat dan drajat. tak heran jika sendang ini disebut sendang drajat,” tambah arif.

mata air suci ini dahulunya adalah tempat pemandian raja brawijaya v. menurut kepercayaan masyarakat setempat, apabila para pengunjung mempunyai cita-cita atau niat tertentu dapat terkabul apabila mandi di sendang ini.

selain sendang drajat, ada beberapa situs lain yaitu sumur jalatunda. sumur ini merupakan sebuah gua vertikal sedalam lima meter yang dipakai untuk bertapa. gua ini dipercaya sebagai tempat raja brawijaya v menerima wangsit dalam perjalanan naik ke puncak lawu.

hargo dalem, sekitar 15 menit perjalanan dari sendang drajat, merupakan tempat peristirahatan raja brawijaya v. di sini terdapat bangunan khusus yang digunakan untuk berdoa atau moksa. suasana mistis begitu terasa di tempat ini.

hargo dumilah yang menjadi tujuan utama para pendaki adalah puncak tertinggi gunung lawu (3265m dpl). puncak ini juga dipercaya sebagai tahta raja brawijaya v. namun sebelum menuju hargo dumilah, ada satu warung yang terkenal di kalangan pendaki, yakni warung mbok yem. (ren)